Tugas 2 - Filosofi Pemasaran

Filosofi Pemasaran 


Filosofi pemasaran adalah ide fundamental yang memandu upaya perusahaan untuk memuaskan pelanggan dan mencapai tujuan organisasi. Ini dipertimbangkan pertama kali ketika perusahaan memutuskan bagaimana membangun strategi pemasaran mereka. Masing-masing filosofi ini mempertimbangkan kepentingan organisasi, pelanggan, dan masyarakat pada bobot relatif yang berbeda.

Filosofi atau konsep pemasaran berkembang dari waktu ke waktu sejalan dengan perubahan bobot relatif antara kepentingan organisasi, pelanggan, dan masyarakat. Berikut lima evolusinya:


1. Konsep produksi 

Konsep produksi berfokus pada efisiensi proses produksi yang memenuhi ekspektasi pelanggan. Rahasia umum bahwa pelanggan ingin mendapatkan produk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Maka konsep marketing ini upaya perusahaan untuk mengoptimalkan proses produksi yang akan dilakukan, sehingga bisa mengefisiensi waktu.

Contoh: Aqua. Memiliki beberapa keunggulan produk yang membuatnya melekat di hati konsumennya. Produk Aqua Life, misalnya, terbuat dari 100% plastik daur ulang dan dapat didaur ulang, yang merupakan salah satu keunggulan produk ini. Packaging yang baik juga memberikan dampak luar biasa bagi distribusi Aqua sehingga penjualan bisa bertambah dari waktu ke waktu. Aqua juga memiliki banyak saluran distribusi untuk menyuplai kebutuhan air minum dengan merek Aqua baik di kota maupun di pelosok. 


2. Konsep produk

Konsep produk didasari pada keinginan pelanggan memiliki produk berkualitas dan berkinerja baik. Maka dari itu, sebagian besar pelanggan akan mencari alternatif produk inovatif yang tersedia di pasar. Dalam upaya mencapai hal tersebut, perusahaan perlu melakukan strategi pemasaran yang berfokus pada peningkatan dan inovasi produk secara terus menerus. Dengan begitu, produk Anda dapat menjadi pilihan memenuhi keinginan pelanggan.

Contoh: Realme. Menawarkan produk dengan harga yang terjangkau, tetapi tetap memiliki spesifikasi yang baik. Hal ini membuat produk Realme diminati oleh banyak konsumen. Realme terus melakukan inovasi dalam produknya, seperti meluncurkan smartphone dengan teknologi 5G, untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Dan tentunya produk Realme memiliki desain yang menarik dan stylish, yang juga menjadi daya tarik bagi konsumen.


3. Konsep penjualan

Konsep penjualan atau selling merupakan upaya perusahaan dalam mengembangkan suatu produk tanpa mempertimbangkan kebutuhan pelanggan. Prinsip konsep penjualan bahwa pelanggan akan membeli produk apa saja apabila perusahaan melakukan penjualan secara agresif.

Contoh: Lazada. Melakukan berbagai promosi, seperti diskon besar-besaran, flash sale, dan voucher belanja, untuk menarik minat konsumen. Lazada juga menawarkan kemudahan berbelanja dengan fitur seperti pilihan pengiriman yang fleksibel, metode pembayaran yang beragam, dan layanan pelanggan yang responsif. Lazada pastinya juga bekerja sama dengan brand ternama untuk menjual produk mereka, yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap platform ini.


4. Konsep pemasaran

Konsep pemasaran menempatkan pelanggan sebagai fokus utama. Artinya perusahaan mencoba untuk memahami kebutuhan mereka dengan menjalankan riset pasar mulai dari konsepsi produk hingga penjualan. Selain itu, mereka juga akan melakukan penelitian lebih lanjut setelah penjualan melalui feedback konsumen.

Contoh: Vitasoy. Melakukan segmentasi pasar dengan menargetkan konsumen yang peduli dengan kesehatan dan pola makan yang sehat. Vitasoy melakukan promosi melalui media online, media cetak, dan saluran komunikasi lainnya untuk meningkatkan kesadaran konsumen tentang produk mereka. Vitasoy juga bekerja sama dengan brand ternama, seperti Starbucks, untuk menjual produk mereka dan meningkatkan kepercayaan konsumen.


5. Konsep pemasaran sosial

Konsep pemasaran sosial adalah salah satu konsep modern dan terbaru dalam pemasaran. Dengan menerapkan konsep ini, perusahaan dapat ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini karena konsep pemasaran sosial menempatkan kesejahteraan manusia dan keseimbangan alam di atas keuntungan jangka pendek. Perusahaan yang menjalankan konsep marketing ini akan lebih fokus ke keuntungan jangka panjang.

Contoh: Tropicana Slim. Melakukan segmentasi pasar dengan menargetkan konsumen yang peduli dengan kesehatan dan ingin menjaga berat badan mereka. Tropicana Slim melakukan promosi melalui media online, media cetak, dan saluran komunikasi lainnya untuk meningkatkan kesadaran konsumen tentang produk mereka. Tropicana Slim juga bekerja sama dengan brand ternama, seperti Grab, untuk menjual produk mereka dan meningkatkan kepercayaan konsumen.


Komentar